![]() |
| Aktual size DIY mini speaker bluethoot |
Bloger Malas kembali lagi ke meja oprek karena telinga saya tidak bisa di bohongi, saya butuh extra bass, pada DIY Mini speaker Bluethoot yang sebelumnya! Proyek part satu membuktikan kalau konsep box paralon itu berhasil, tapi speaker laptop Sony 1W ternyata punya keterbatasan fisik yang tidak bisa ditawar.
Di artikel kali ini, Bloger Malas akan membagikan pengalaman bagaimana saya melakukan upgrade pada unit yang sama. Tujuannya satu, membuat bass-nya nendang tanpa merusak konsep "mini" dari speaker ini. Hasilnya? Sangat memuaskan! Mari kita ikuti alur prosesnya.
1. Kenapa Harus Upgrade?
Seperti yang saya bahas di artikel sebelumnya, speaker laptop didesain untuk vokal, bukan bass. Selain itu, box tertutup (sealed) yang saya buat malah menghambat gerakan konus speaker yang dayanya kecil.
Untuk mengatasi masalah di tersebut, saya akan menambahkan part baru:
- Speaker Neodymium, Sepasang driver 1.2 inci (ukuran sama) tapi dengan daya 3W 4 Ohm. Magnet Neodymium jauh lebih kuat dari magnet biasa, memberikan daya dorong konus yang jauh lebih bertenaga.
- Mini Passive Radiator, Ini bukan speaker, tapi membran pasif. Fungsinya untuk memanfaatkan gelombang suara dari belakang speaker untuk menggetarkan membran ini dan menghasilkan frekuensi rendah (bass) ke luar.
- PVC Tambahan, Karena speaker Neodymium yang baru ini lebih panjang ke belakang daripada speaker Sony, saya butuh menambah kedalaman box.
- Stiker Motif Karbon, Untuk finishing estetika dan menutupi jejak sambungan paralon tambahan.
![]() |
| Pembongkaran dan penambahan part baru |
2. Bongkar Box untuk penambahan Part baru
- Bongkar bagian depan dan belakang speaker.
Speaker Sony lama saya copot dari panel depan. Hati-hati jangan sampai merusak modul internal (Bluetooth/Amp dan Charger) yang sudah terpasang dan akan di ganti yang baru. - Penambahan Passive Radiator.
Buat lubang baru pada box belakang untuk Passive Radiator, dan pemasangannya harus sangat rapat tanpa celah udara, karena sistem Passive Radiator mengandalkan tekanan udara internal yang sempurna. - Memperpanjang Kedalaman Box Speaker.
Speaker Neodymium 3W memiliki magnet yang lebih besar dan bodi yang lebih panjang. Box asli saya tidak muat. Solusinya, saya membuat potongan PVC tambahan untuk memperpanjang kedalaman box ke belakang. - Re-Solder dan Pasang Speaker (Rakit kembali).
Setelah selesai semuanya, langkah terahir adalah Test performa. Karena impedansi turun jadi 4 Ohm, modul amplifier mini tersebut harus bekerja lebih keras, tapi Neodymium 3W x 2 ini pastinya akan memberikan performa maksimal.
3. Finishing & Estetika
Nah, setelah box diperpanjang, pasti ada garis sambungan PVC yang terlihat kusam dan tidak rapi. Untuk menutupi sambungan itu dan menambah nilai estetika, saya menggunakan stiker bermotif serat karbon untuk menutupinya.
![]() |
| Perakitan, finishing dan test hasil upgrade |
4. Hasil Akhir dan Pengetesan
Seperti yang anda lihat pada gambar cover (Foto cover paling atas), selain bentuknya yang sangat mungil, suara yang di hasilkanya pun sangat powerfull!.
Peningkatan yang luar biasa! Perbedaan suaranya sangat memuaskan dibandingkan versi sebelumnya. Vokal tetap jernih, dan sekarang ada layer bass yang solid di belakangnya. Bass-nya benar-benar nendang untuk ukuran sekecil ini! Suaranya jadi jauh lebih 'full' dan bertenaga. Benar-benar sesuai harapan.
Tonton Video proses Upgradenya di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=LdaupnvNv2M
Proyek DIY Upgrade Mini Speaker Bluethoot ini membuktikan bahwa dengan sedikit kreativitas dan pemahaman teknis yang benar, kita bisa meningkatkan performa perangkat audio homemade secara signifikan.
Upgrade complete. Bass is alive! apakah anda juga memiliki pengalaman yang sama dengan saya?



